Selasa, 09 September 2008

Metaphysics Energy Character

Energy Hyper Metaphysics memilikikarakter as follows :


1. Very-very positive,


As for result of this research need to be told to can become value to compare to keberdaan of man as highest creature of its(the degree from his creation at the same time part of Ruang Alam Semesta Raya.

Nature Layers

Alam yang merupakan ciptaan Sang Maha Pencipta terdiri dari 8 (delapan) lapisan yaitu :
Nature which is creation Sang Maha Pencipta consisted of 8 ( eight) layer that is :


- Lapisan ke 1 meliputi diri manusia,
- Layer to 1 covers man x'self,


- Lapisan ke 2 meliputi Bumi,
- Layer to 2 covers Bumi,


- Lapisan ke 3 meliputi Tata Surya,
- Layer to 3 covers Solar system,


- Lapisan ke 4 meliputi Galaksi,
- Layer to 4 covers Galaksi,


- Lapisan ke 5 meliputi Alam Semesta,
- Layer to 5 covers The universe,


- Lapisan ke 6 meliputi Alam Semesta Raya,
- Layer to 6 covers Great The Universe,


- Lapisan ke 7 meliputi Ruang Alam Semesta, dan
- Layer to 7 covers Ruang Alam Semesta, and


- Lapisan ke 8 meliputi Maha Ruang Alam Semesta Raya
- Layer to 8 covers The Most Great The Universe Space


Alam Fisik (Alam Syin/Syuwartaina)
Physical Nature ( Nature Syin/Syuwartaina)


Alam Fisik atau alam Syin (Syuwartaina) disebut juga Alam Semesta Raya, adalah alam nyata (fisik) yang dapat ditangkap oleh panca indera manusia. Menurut pengetahuan ilmiah yang berkembang ternyata pengetahuan dunia fisik kita sangatlah minim sekali, jika dibandingkan dengan apa yang dilihat oleh HMA Bijak bestari melalui penelitian dan pengembangan menggunakan energi Hiper Metafisik. Kita akan terperanjat apabila mengetahui apa yang sebenarnya belum kita ketahui.
Nature Physical or nature Syin ( Syuwartaina) called as also Great The Universe, be reality nature ( physical) what can be catched by man the five senses. According to growing scientific knowledge simply knowledge of world physical of we hardly minim once, if it is compared to what seen by HMA Bijak bestari through research and expansion applies energy Hiper Metafisik. We will dumb-found if knowing what which actually we have not known.


Alam Semesta Raya Dunia materi Fisik yang merupakan bagian dari Alam Semesta Raya ternyata memiliki 7 x 10 pangkat 12 stelsel. Setiap stelsel rata-rata terdapat 11 x 10 pangkat 10 Galaksi Fisik dan setiap Galaksi Fisik memiliki 97 x 10 pangkat 9 matahari Fisik.
Great The Universe of Matter world Fisik which is part of Great The Universe simply has 7 x 10 ranks 12 stelsel. Every stelsel average of there are 11 x 10 ranks 10 Galaxies Physical and every Galaksi Fisik has 97 x 10 ranks 9 the sun Fisik.


Maka jumlah matahari fisik yang ada di Alam semesta Raya Dunia Materi Fisik adalah :
Hence the sun amounts physical of the in Great The Universe of Matter World Physical of is :


(7 x 10 pangkat 12) x ( 11 x 10 pangkat 10) x ( 97 x 10 pangkat 9) = 7.469 x 10 pangkat 31 = +/- 75 MTT (75 Milyar Trilyun Trilyun). Setiap Matahari fisik didampingi rata-rata 14 buah planet fisik. Dapat kita hitung berapa jumlah planet yang ada di alam semesta raya yang dapat ditangkap oleh panca indera manusia.
( 7 x 10 ranks 12) x ( 11 x 10 ranks 10) x ( 97 x 10 ranks 9) 7469 x 10 ranks 31 = + /75 MTT ( 75 Billion Trillion Trillion). Every The sun physical of consorted [by] mean 14 fruit of physical planet. Earns we are calculate how much/many the planet amounts in great the universe of which can be catched by man the five senses.


Maha Besar Allah Sang Maha Pencipta dengan segala ciptaan-Nya di seluruh jagat Raya ini.
The Most Big God Of The The Most Creator with all his creation in all this Raya worlds.

Great The Universe Space

Sesungguhnya Allah Maha Pencipta menciptakan seluruh makhluknya yang meliputi Ruang Alam Semesta Raya beserta isinya, adalah dalam rangka agar “mereka” menjalankan kodratnya sebagai makhluk ciptaan.
In Fact God The Most Creator creates all its(the creature covering Ruang Alam Semesta Raya along with its contents, be for the agenda of that “ they” implements his(its natural as creation creature.


Allah Sang Maha Pencipta menciptakan Ruang Alam Semesta Raya sekaligus sistemnya, sehingga satu dengan lainya saling berkaitan.
God Of The The Most Creator creates Ruang Alam Semesta Raya at the same time its(the system, so that one with its(the lai is be each other interconnected.


Berdasarkan system (aturan) yang pasti, dapat kita hitung dan kita selidiki beberapa wacana dari gejala yang ada di Ruang Alam Semesta raya ini, sebagai contoh :
Based on system ( order) definitive, earns we are calculate and we investigate some discourses from the symptom in this great Ruang Alam Semesta, for example :


1. Bumi berputar (ber-rotasi) pada porosnya,
1. Rotary earth ( ber-rotasi) at its(the axis,


2. Bulan bergerak mengelilingi bumi,
2. Peripatetic month encircles earth,


3. Bumi sambil dikelilingi bulan, bersama-sama mengitari matahari,
3. Earth encircled [by] month, together orbits the sun,


4. Poros bumi dan bidang lintasannya dalam mengitari matahari, membentuk sudut 23 ½ derajat, sehingga seolah-olah matahari bergerak ke utara – selatan bolak-balik setahun sekali, yang mengakibatkan terjadinya 4 musim di luar daerah tropis, dan hanya ada 2 musim di daerah tropis.
4. its(the Earth axis and trajectory area in orbiting the sun, forms corner 23 ½ degree, so that impressing peripatetic the sun to north – reciprocating south one year once, what results the happening of 4 season outside trop., and there's only 2 season in trop..


Dapat kita bayangkan seandainya pergerakan matahari, bumi dsan bulan tidak sesuai dengan aturan yang sudah diterapkan, tentu makhluk hidup yang ada dimuka bumi ini akan mendapat bencana. Perubahan-perubahan yang ekstrim dapat terjadi, sehingga penyesuaian antara sesame menjadi tidak harmonis dan kehancuranlah yang akan diperoleh.
Earned we to imagine if only movement of the sun, earth dsan month of unmatched to order which have been applied, of course the mortal is earth this will get disaster. Extreme evolutions can happened, so that acclimatization between sesame becoming not harmonious and disintegration tester which will be obtained.


Dengan adanya hokum-hukum yang pasti yang mengatur Ruang Alam Semesta Raya secara tertur dan tetap akan menimbulkan pertanyaan spiritual.
With existence of hokum-hukum definitive arranging Ruang Alam Semesta Raya in tertur and will remain generate question spiritual.


Dari manakah datangnya hokum-hukum yang mengatur Ruang Alam Semesta Raya ini? Apakah hokum-hukum itu lahir dengan sendirinya atau ada kekuatan lain yang mengaturnya?
From where comes it hokum-hukum arranging this Ruang Alam Semesta Raya? Does hokum-hukum born by itself or there are other strength arranging it?


Dengan berkembangnya zaman muncul pertanyaan baru, apakah ada hubungannya antara hokum-hukum tersebut dengan hokum yang berlaku pada manusia yang mendiami bumi ini. Kita sudah sama-sama mengetahui bahwa manusia hidup berkelompok beserta dengan lingkungan hidupnya yang disebut dengan “eko system”. Tidak ada satu manusiapun yang dapat hidup atas dirinya sendiri tanpa dukungan lingkungan hidup sekitarnya. Tetapi fenomena apa yang terjadi saat ini, manusia lebih cenderung untuk salaing menghancurkan. Kekuatan mana yang dapat mempengaruhi sehingga terjadi hal yang demikian. Hiper Metafisik, melalui makhluk ciptaan yang terbatas di Ruang Alam Semesta Raya ini akan menjawab secara tuntas.
By growing it epoch to emerge new question, are there its(the rapport between hokum-hukum with hokum applied at man who is inhabiting this earth. We have all knows that life man teams along with with its(the life space so-called with “ eko system”. There is no one manusiapun which can live to their/his self without vinicity life space support from. But phenomenon what is going on the existing, man is more tends to salaing to break. Which strength can influence so that happened such a thing. Hyper Metaphysics, through limited creation creature in this Ruang Alam Semesta Raya will answer completely.


Dengan kemampuan Hiper Metafisik, HMA Bijak Bestari berhasil mengungkap Ruang Alam Semesta Raya, yang akan diuraikan sebagai berikut ini.
Ably Hyper Metaphysics, HMA BIJAK BESTARI successfully express Ruang Alam Semesta Raya, which will be elaborated as follows this.


Ruang Alam Semesta Raya disebut juga Alam Barbaiza yaitu seluruh Jagad Ruang Alam Semesta Raya ciptaan Sang Maha Pencipta, baik yang dapat ditangkap maupun tidak dapat ditangkap oleh panca indera manusia.
Great The Universe Space called as also Alam Barbaiza that is all Jagad Ruang Alam Semesta Raya creation Sang Maha Pencipta, either which can be catched and also cannot be catched by man the five senses.


Alam yang dapat ditangkap oleh panca indera manusia disebut Alam Syin (Alam Syuwartaina), sebagai contoh adalah bumi tempat kita berpijak. Sedangkan alam yang tidak dapat ditangkap oleh panca indera manusia disebut Alam Non-Fisik atau Alam Metafisik yang terdiri dari 3 alam yaitu :
Nature which can be catched by man the five senses called as Alam Syin ( Nature Syuwartaina), for example is earth place of we tread on. While nature which cannot be catched by man the five senses called as Alam Non-Fisik or Alam Metafisik consisted of by 3 nature that is :


1. Alam An-Nur, menempati dimensi 17 s/d 19,
1. Nature An-Nur, occupies dimension 17 to 19,


2. Alam Qotima Amsa, menempati dimensi 9 s/d 16, dan
2. Nature Qotima Amsa, occupies dimension 9 to 16, and


3. Alam Birlin Baisa, menempati dimensi 4 s/d 8.
3. Nature Birlin Baisa, occupies dimension 4 to 8.


Pembagian alam fisik dan Non-Fisik adalah menurut sudut pandangmanusia fisik. Pada kenyataannya, apabila kita telah melampau satu dimensi alam, sebenarnya alam dimensi yang kita lampaui tadi merupakan alam fisik, dan begit seterusnya.
Division of nature physical and Non-Fisik is according to angle of pandangmanusia physical. Practically, if we have tooed one nature dimensions, actually dimension nature which we went beyond is the was physical nature, and begit further.


Setiap alam, baik fisk maupun Non-Fisik (Alam Maya Metafisik) masing-masing memiliki kandungan energi positif dan negative.
Every nature, either fisk and also Non-Fisik ( Illusory Nature of Metaphysics) having each is positive energy content and negative.


Jika kita amati, alam Non-Fisik dipandang dari sudut kandungan energi dipilah dalam 2 kelompok yaitu :
If we observed, nature Non-Fisik in the light of energy content dipilah in 2 group of that is :


1. Alam Birlin Baiza atau Alam Maya Metafisik, yaitu alam yang memiliki kandungan energi negative yang lebih besar dari pada kandungan energi positif.
1. Nature Birlin Baiza or Alam Maya Metafisik, that is nature having energy content negative larger ones from at positive energy content.


2. Alam An-Nur dan Alam Qotimsa Amsa adalah alam yang sma sekali tidak memiliki kandungan energi negative.
2. Nature An-Nur and Alam Qotimsa Amsa is nature which sma once doesn't have energy content negative.


Alam Birlin Baisa (Alam Maya Metafisik)
Nature Birlin Baisa ( Illusory Nature of Metaphysics)


Alam Birlin Baisa adalah alam berdimensi 4 s/d 8 dan terbagi dalam 21 shaf. Setiap dimensi dihuni oleh makhluk yang berbeda dan memiliki karakteristik berbeda pula.
Nature Birlin Baisa is dimension nature 4 to 8 and divided in 21 shaf. Every dimension dwelt by different creature and has characteristic to differ in also.


Kandungan dan karakteristik alam Birlin Baisa berdasarkan urutan dalam dimensinya diuraikan sebagai berikut ini :
Obstetrical and nature characteristic Birlin Baisa based on sequence in its(the dimension is elaborated as follows this :


Alam Dimens 4 (Alam MIYARSIN)
Nature Is menses [by] 4 ( Nature MIYARSIN)


- Terdiri dari 7 shaf.
- Consisted of 7 shaf.


- Kandungan energi positif 17 %, negatif 83 %.
- Positive energy content 17 %, negative 83 %.


- Ratio rat-rata 17%.
- Ratio rat-rata 17%.


- Perbandingan waktu dengan bumi 360:1, artinya 360 hari di alam dimensi 4 sama dengan 1 hari di bumi.
- Comparison of time with earth 360:1, mean 360 days in dimension nature 4 equal to 1 day in earth.


- Dihuni oleh : Bangsa Dabah
- Dwelt by : Nation Dabah


- Evolusi : 130.000 tahun
- Evolution : 130000 years


- Reinkarnasi : 35 kali.
- Reincarnation : 35 times.


- Volume : 1/(62 milyar) mm3.
- Volume : 1/(62 billion) mm3.


- Kecepatan bergerak : 620.000 km/j.
- Peripatetic speed : 620000 km/j.


- Jarak Jelajah : 1.400 trilyun km.
- Distance Explores : 1400 trillion of km.


- Dipimpin oleh : SIRNINZA.
- Led by : SIRNINZA.


Alam Dimensi 5 (Alam BARZAKUN)
Nature Is dimension [by] 5 ( Nature BARZAKUN)


- Terdiri dari 3 shaf.
- Consisted of 3 shaf.


- Kandungan energi positif 21%, negatif 79%.
- Positive energy content of 21%, negativity 79%.


- Rasio rata-rata 21%.
- Ratio average of 21%.


- Perbandingan waktu dengan bumi 36:1, artinya 36 hari di alam dimensi 5 sama dengan 1 hari di bumi.
- Comparison of time with earth 36:1, mean 36 days in dimension nature 5 equal to 1 day in earth.


- Dihuni oleh : Bangsa Dajal.
- Dwelt by : Nation Dajal.


- Evolusi : 140.000 tahun
- Evolution : 140000 years


- Reinkarnasi : 37 kali
- Reincarnation : 37 times


- Volume : 1/(64 milyar) mm3
- Volume : 1/(64 billion) mm3


- Kecepatan bergerak : 640.000 km/j
- Peripatetic speed : 640000 km/j


- Jarak jelajah : 1.600 trilyun km
- Distance explores : 1600 trillion of km


- Dipimpin oleh : ZOM
- Led by : ZOM


Alam Dimensi 6 (Alam IBLISIN)
Nature Is dimension [by] 6 ( Nature IBLISIN)


- Terdiri dari 4 shaf.
- Consisted of 4 shaf.


- Kandungan energi positif 25%, negatif 75%.
- Positive energy content of 25%, negativity 75%.


- Rasio rata-rata 25%.
- Ratio average of 25%.


- Perbandingan waktu dengan bumi 7:1, artinya 7 hari di alam dimensi 6 sama dengan 1 hari di bumi.
- Comparison of time with earth 7:1, mean 7 day in dimension nature 6 equal to 1 day in earth.


- Dihuni oleh : Bangsa Iblis
- Dwelt by : Nation of Dickens


- Evolusi : 150.000 tahun
- Evolution : 150000 years


- Reinkarnasi : 39 kali
- Reincarnation : 39 times


- Volume : 1/(66 milyar) mm3.
- Volume : 1/(66 billion) mm3.


- Kecepatan bergerak : 660.000 km/j
- Peripatetic speed : 660000 km/j


- Jarak jelajah : 1.800 trilyun km
- Distance explores : 1800 trillion of km


- Dipimpin oleh : ZIDIR
- Led by : ZIDIR


Alam Dimensi 7 (Alam DHOLIM)
Nature Is dimension [by] 7 ( Nature DHOLIM)


- Terdiri dari 4 shaf.
- Consisted of 4 shaf.


- Kndungan energi positif 29%, negatif 71%.
- Kndungan positive energy of 29%, negativity 71%.


- Rasio rata-rata 29%.
- Ratio average of 29%.


- Perbandingan waktu dengan bumi 1:300, artinya 1 hari di alam dimensi 7 sama dengan 300 hari di bumi.
- Comparison of time with earth 1:300, mean 1 day in dimension nature 7 equal to 300 days in earth.


- Dihuni oleh : Bangsa Siluman
- Dwelt by : Unvisible Nation


- Evolusi : 160.000 tahun
- Evolution : 160000 years


- Reinkarnasi : 41 kali
- Reincarnation : 41 times


- Volume : 1/(68 milyar) mm3
- Volume : 1/(68 billion) mm3


- Kecepatan bergerak : 680.000 km/j
- Peripatetic speed : 680000 km/j


- Jarak Jelajah : 2.000 trilyun km
- Distance Explores : 2000 trillion of km


- Dipimpin oleh : BALAQA
- Led by : BALAQA


Alam Dimensi 8 (Alam JINNI)
Nature Is dimension [by] 8 ( Nature JINNI)


- Terdiri dari 3 shaf.
- Consisted of 3 shaf.


- Kandungan energi positif 33%, negative 67%.
- Positive energy content of 33%, negative 67%.


- Rasio rata-rata 33%.
- Ratio average of 33%.


- Perbandingan waktu dengan bumi 1: 400, artinya 1 hari di alam dimensi 8 sama dengan 400 hari di bumi.
- Comparison of time with earth 1: 400, mean 1 day in dimension nature 8 equal to 400 days in earth.


- Dihuni oleh : Bangsa Jin
- Dwelt by : Nation of Genie


- Evolusi : 170.000 tahun
- Evolution : 170000 years


- Reinkarnasi : 43 kali
- Reincarnation : 43 times


- Volume : 1/(70 milyar) mm3
- Volume : 1/(70 billion) mm3


- Kecepatan bergerak : 700.000 km/j
- Peripatetic speed : 700000 km/j


- Jarak jelajah : 2.200 trilyun km.
- Distance explores : 2200 trillion of km.


- Dipimpin oleh : RODAZ
- Led by : RODAZ


Makhluk-makhluk yang mendiami alam dimensi 4 s/d 8 adalah makhluk-makhluk sebagai sumber energi negatif.
Creatures inhabiting dimension nature 4 to 8 is creatures as negativity energy source.


Alam Qotima Amsa
Nature Qotima Amsa


Alam Qotima Amsa dibagi atas 2(dua) ruang alam:
Nature Qotima Amsa is divided to 2(dua) nature space:


1. Alam dimensi 9 s/d 12 dipopulerkan sebagai Alam Metafisik yang kandungan energi positif 85% tanpa kandungan energi negative dengan rasio rata-rata 85%.
1. Dimension nature 9 to 12 popularized as Alam Metafisik which obstetrical of positive energy of 85% without energy content negative with ratio average of 85%.


2. Alam dimensi 13 s/d 16 dipopulerkan sebagai Alam Super Metafisik yang mengandung energi positif 88% tanpa kandungan energi negative dengan rasio rata-rata 88%.
2. Dimension nature 13 to 16 popularized as Alam Super Metafisik is containing positive energy of 88% without energy content negative with ratio average of 88%.


Alam Dimensi 9 (Alam METAFISIK)
Nature Is dimension [by] 9 ( Metaphysics Nature)


- Terdiri dari 4 shaf.
- Consisted of 4 shaf.


- Kandungan energi positif 82%, negatif 0%.
- Positive energy content of 82%, negativity 0%.


- Rasio rata-rata 82%
- Ratio average of 82%


- Perbandingan waktu dengan bumi 1:50 juta, artinya 1 detik di alam dimensi 9 sama dengan 50 juta detik di bumi (1,6 tahun).
- Comparison of time with earth 1:50 million, mean 1 second in dimension nature 9 equal to 50 million seconds in earth ( 1,6 years).


- Dihuni oleh : Ruh Manusia
- Dwelt by : Ruh Manusia


- Volume : 1/(300 milyar) mm3
- Volume : 1/(300 billion) mm3


- Kecepatan bergerak : 3.000.000 km/j
- Peripatetic speed : 3.000.000 km/j


- Jarak Jelajah : 3.000 trilyun km.
- Distance Explores : 3000 trillion of km.


Alam Dimensi 10 (Alam METAFISIK)
Nature Is dimension [by] 10 ( Metaphysics Nature)


- Terdiri dari 3 shaf.
- Consisted of 3 shaf.


- Kandungan energi positif 83%, negative 0%.
- Positive energy content of 83%, negative 0%.


- Rasio rata-rata 83%.
- Ratio average of 83%.


- Perbandingan waktu dengan bumi 1: 60 juta, artinya 1 detik di alam dimensi 10 sama dengan 60 juta detik di bumi (1,9 tahun).
- Comparison of time with earth 1: 60 million, mean 1 second in dimension nature 10 equal to 60 million seconds in earth ( 1,9 years).


- Dihuni oleh : Ruh Manusia
- Dwelt by : Ruh Manusia


- Volume : 1/(400 milyar) mm3
- Volume : 1/(400 billion) mm3


- Kecepatan bergerak : 3.300.000 km/j
- Peripatetic speed : 3.300.000 km/j


- Jarak Jelajah : 5.000 trilyun km
- Distance Explores : 5000 trillion of km


Catatan: Alam Dimensi 9 dan alam dimensi 10 disebut alam FIRDAUSIN yang dipimpin oleh QOLBAZ.
Annotations: Nature Is dimension [by] 9 and dimension nature 10 called as nature FIRDAUSIN led by QOLBAZ.


Alam Dimensi 11 (Alam METAFISIK)
Nature Is dimension [by] 11 ( Metaphysics Nature)


- Terdiri dari 4 shaf.
- Consisted of 4 shaf.


- Kandungan energi positif 84%, negatif 0%.
- Positive energy content of 84%, negativity 0%.


- Rasio rata-rata 84%.
- Ratio average of 84%.


- Perbandingan waktu dengan bumi 1:70 juta, artinya 1 detik di alam dimensi 11 sama dengan 70 juta detik di bumi (2,2 tahun).
- Comparison of time with earth 1:70 million, mean 1 second in dimension nature 11 equal to 70 million seconds in earth ( 2,2 years).


- Dihuni oleh : Ruh manusia
- Dwelt by : Ruh man


- Volume : 1/(500 milyar) mm3
- Volume : 1/(500 billion) mm3


- Kecepatan bergerak : 3.600.000 km/j
- Peripatetic speed : 3.600.000 km/j


- Jarak Jelajah : 7.000 trilyun km.
- Distance Explores : 7000 trillion of km.


Alam Dimensi 12 (Alam METAFISIK)
Nature Is dimension [by] 12 ( Metaphysics Nature)


- Terdiri dari 3 shaf.
- Consisted of 3 shaf.


- Kandunganenergi positif 85%, naegatif 0%.
- positive Kandunganenergi of 85%, naegatif 0%.


- Rasio rata-rata 85%.
- Ratio average of 85%.


- Perbandingan waktu dengan bumi 1:80 juta, artinya 1 detik di alam dimensi 12 sama dengan 80 juta detik di bumi (2,5 tahun).
- Comparison of time with earth 1:80 million, mean 1 second in dimension nature 12 equal to 80 million seconds in earth ( 2,5 years).


- Dihuni oleh : Ruh Manusia
- Dwelt by : Ruh Manusia


- Volume : 1/(600 milyar) mm3
- Volume : 1/(600 billion) mm3


- Kecepatan bergerak : 3.900.00 km/j
- Peripatetic speed : 3.900.00 km/j


- Jarak Jelajah : 9.000 trilyun km.
- Distance Explores : 9000 trillion of km.


Catatan : Alam dimensi 11 dan 12 disebut alam ARSYI yang dipimpin oleh HAQ.
Annotations : Dimension nature 11 and 12 called as nature ARSYI led by HAQ.


Alam Dimensi 13 (Alam SUPER METAFISIK)
Nature Is dimension [by] 13 ( Super Nature of METAPHYSICS)


- Terdiri dari 4 shaf
- Consisted of 4 shaf


- Kaandungan energi positif 86%, negatif 0%.
- Kaandungan positive energy of 86%, negativity 0%.


- Rasio rata-rata 86%.
- Ratio average of 86%.


- Perbandingan waktu dengan bumi 1:90 juta, artinya 1 detik di alam dimensi 13 sama dengan 90 juta detik di bumi (2,9 tahun)
- Comparison of time with earth 1:90 million, mean 1 second in dimension nature 13 equal to 90 million seconds in earth ( 2,9 years)


- Dihuni oleh : Ruh Manusia
- Dwelt by : Ruh Manusia


- Volume : 1/(700 milyar) mm3
- Volume : 1/(700 billion) mm3


- Kecepatan bergerak : 4.200.000 km/j
- Peripatetic speed : 4.200.000 km/j


- Jarak Jelajah : 11.000 trilyun km
- Distance Explores : 11000 trillion of km


Alam Dimensi 14 (Alam SUPER METAFISIK)
Nature Is dimension [by] 14 ( Super Nature of METAPHYSICS)


- Terdiri dari 3 shaf
- Consisted of 3 shaf


- Kandungan energi positif 87%, negatif 0%
- Positive energy content of 87%, negativity 0%


- Rasio rata-rata 87%
- Ratio average of 87%


- Perbandingan waktu dengan bumi 1:100 juta, artinya 1 detik di alam dimensi 14 sama dengan 100 juta detik di bumi (3,2 tahun).
- Comparison of time with earth 1:100 million, mean 1 second in dimension nature 14 equal to 100 million seconds in earth ( 3,2 years).


- Dihuni oleh : Ruh Manusia
- Dwelt by : Ruh Manusia


- Volume : 1/(800 milyar) mm3
- Volume : 1/(800 billion) mm3


- Kecepatan bergerak : 4.500.000 km/j
- Peripatetic speed : 4.500.000 km/j


- Jarak Jelajah : 13.000 trilyun km
- Distance Explores : 13000 trillion of km


Catatan : Alam Dimensi 13 dan dimensi 14 disebut alam SIDRATUL MUNTAHA yang dipimpin oleh SYAQAZ.
Annotations : Nature Is dimension [by] 13 and dimension 14 called as nature SIDRATUL MUNTAHA led by SYAQAZ.


Alam Dimensi 15 (Alam SUPER METAFISIK)
Nature Is dimension [by] 15 ( Super Nature of METAPHYSICS)


- Terdiri dari 4 shaf
- Consisted of 4 shaf


- Kandungan energi positif 88%, negatif 0%
- Positive energy content of 88%, negativity 0%


- Rasio rata-rata 88%.
- Ratio average of 88%.


- Perbandingan waktu dengan bumi 1:100 juta, artinya 1 detik di alam dimensi 15 sama dengan 110 juta detik di bumi (3,5 tahun).
- Comparison of time with earth 1:100 million, mean 1 second in dimension nature 15 equal to 110 million seconds in earth ( 3,5 years).


- Dihuni oleh : Ruh Manusia
- Dwelt by : Ruh Manusia


- Volume : 1/(1,1 trilyun) mm3
- Volume : 1/(1,1 trillion) mm3


- Kecepatan bergerak : 8.000.000 km/j
- Peripatetic speed : 8.000.000 km/j


- Jarak Jelajah : 19.000 trilyun km
- Distance Explores : 19000 trillion of km


- Disebut alam FASHAHNA yang dipimpin oleh MIN’AZ
- Called as nature FASHAHNA led by MIN'AZ


Alam Dimensi 16 (Alam SUPER METAFISIK)
Nature Is dimension [by] 16 ( Super Nature of METAPHYSICS)


- Terdiri dari 3 shaf
- Consisted of 3 shaf


- Kandungan energi positif 89%, negatif 0%
- Positive energy content of 89%, negativity 0%


- Rasio rata-rata 89%
- Ratio average of 89%


- Perbandingan waktu dengan bumi 1: 120 juta, artinya 1 detik di alam dimensi 16 sama dengan 120 juta detik di bumi (3,8 tahun)
- Comparison of time with earth 1: 120 million, mean 1 second in dimension nature 16 equal to 120 million seconds in earth ( 3,8 years)


- Dihuni oleh : Ruh Manusia
- Dwelt by : Ruh Manusia


- Volume : 1/(1,6 trilyun) mm3
- Volume : 1/(1,6 trillion) mm3


- Kecepatan bergerak : 8.800.000 km/j
- Peripatetic speed : 8.800.000 km/j


- Jarak jelajah : 19.000 trilyun km
- Distance explores : 19000 trillion of km


- Disebut alam FASYAQHA yang dipimpin oleh NAQ’AN.
- Called as nature FASYAQHA led by NAQ'AN.

Ruang Alam Semesta Raya


Sesungguhnya Allah Maha Pencipta menciptakan seluruh makhluknya yang meliputi Ruang Alam Semesta Raya beserta isinya, adalah dalam rangka agar “mereka” menjalankan kodratnya sebagai makhluk ciptaan.

Allah Sang Maha Pencipta menciptakan Ruang Alam Semesta Raya sekaligus sistemnya, sehingga satu dengan lainya saling berkaitan.

Berdasarkan system (aturan) yang pasti, dapat kita hitung dan kita selidiki beberapa wacana dari gejala yang ada di Ruang Alam Semesta raya ini, sebagai contoh :

1. Bumi berputar (ber-rotasi) pada porosnya,
2. Bulan bergerak mengelilingi bumi,
3. Bumi sambil dikelilingi bulan, bersama-sama mengitari matahari,
4. Poros bumi dan bidang lintasannya dalam mengitari matahari, membentuk sudut 23 ½ derajat, sehingga seolah-olah matahari bergerak ke utara – selatan bolak-balik setahun sekali, yang mengakibatkan terjadinya 4 musim di luar daerah tropis, dan hanya ada 2 musim di daerah tropis.

Dapat kita bayangkan seandainya pergerakan matahari, bumi dsan bulan tidak sesuai dengan aturan yang sudah diterapkan, tentu makhluk hidup yang ada dimuka bumi ini akan mendapat bencana. Perubahan-perubahan yang ekstrim dapat terjadi, sehingga penyesuaian antara sesame menjadi tidak harmonis dan kehancuranlah yang akan diperoleh.

Dengan adanya hokum-hukum yang pasti yang mengatur Ruang Alam Semesta Raya secara tertur dan tetap akan menimbulkan pertanyaan spiritual.

Dari manakah datangnya hokum-hukum yang mengatur Ruang Alam Semesta Raya ini? Apakah hokum-hukum itu lahir dengan sendirinya atau ada kekuatan lain yang mengaturnya?

Dengan berkembangnya zaman muncul pertanyaan baru, apakah ada hubungannya antara hokum-hukum tersebut dengan hokum yang berlaku pada manusia yang mendiami bumi ini. Kita sudah sama-sama mengetahui bahwa manusia hidup berkelompok beserta dengan lingkungan hidupnya yang disebut dengan “eko system”. Tidak ada satu manusiapun yang dapat hidup atas dirinya sendiri tanpa dukungan lingkungan hidup sekitarnya. Tetapi fenomena apa yang terjadi saat ini, manusia lebih cenderung untuk salaing menghancurkan. Kekuatan mana yang dapat mempengaruhi sehingga terjadi hal yang demikian. Hiper Metafisik, melalui makhluk ciptaan yang terbatas di Ruang Alam Semesta Raya ini akan menjawab secara tuntas.

Dengan kemampuan Hiper Metafisik, HMA Bijak Bestari berhasil mengungkap Ruang Alam Semesta Raya, yang akan diuraikan sebagai berikut ini.

Ruang Alam Semesta Raya disebut juga Alam Barbaiza yaitu seluruh Jagad Ruang Alam Semesta Raya ciptaan Sang Maha Pencipta, baik yang dapat ditangkap maupun tidak dapat ditangkap oleh panca indera manusia.

Alam yang dapat ditangkap oleh panca indera manusia disebut Alam Syin (Alam Syuwartaina), sebagai contoh adalah bumi tempat kita berpijak. Sedangkan alam yang tidak dapat ditangkap oleh panca indera manusia disebut Alam Non-Fisik atau Alam Metafisik yang terdiri dari 3 alam yaitu :
1. Alam An-Nur, menempati dimensi 17 s/d 19,
2. Alam Qotima Amsa, menempati dimensi 9 s/d 16, dan
3. Alam Birlin Baisa, menempati dimensi 4 s/d 8.



Pembagian alam fisik dan Non-Fisik adalah menurut sudut pandangmanusia fisik. Pada kenyataannya, apabila kita telah melampau satu dimensi alam, sebenarnya alam dimensi yang kita lampaui tadi merupakan alam fisik, dan begit seterusnya.

Setiap alam, baik fisk maupun Non-Fisik (Alam Maya Metafisik) masing-masing memiliki kandungan energi positif dan negative.

Jika kita amati, alam Non-Fisik dipandang dari sudut kandungan energi dipilah dalam 2 kelompok yaitu :
1. Alam Birlin Baiza atau Alam Maya Metafisik, yaitu alam yang memiliki kandungan energi negative yang lebih besar dari pada kandungan energi positif.
2. Alam An-Nur dan Alam Qotimsa Amsa adalah alam yang sma sekali tidak memiliki kandungan energi negative.

Alam Birlin Baisa (Alam Maya Metafisik)
Alam Birlin Baisa adalah alam berdimensi 4 s/d 8 dan terbagi dalam 21 shaf. Setiap dimensi dihuni oleh makhluk yang berbeda dan memiliki karakteristik berbeda pula.

Kandungan dan karakteristik alam Birlin Baisa berdasarkan urutan dalam dimensinya diuraikan sebagai berikut ini :

Alam Dimens 4 (Alam MIYARSIN)
- Terdiri dari 7 shaf.
- Kandungan energi positif 17 %, negatif 83 %.
- Ratio rat-rata 17%.
- Perbandingan waktu dengan bumi 360:1, artinya 360 hari di alam dimensi 4 sama dengan 1 hari di bumi.
- Dihuni oleh : Bangsa Dabah
- Evolusi : 130.000 tahun
- Reinkarnasi : 35 kali.
- Volume : 1/(62 milyar) mm3.
- Kecepatan bergerak : 620.000 km/j.
- Jarak Jelajah : 1.400 trilyun km.
- Dipimpin oleh : SIRNINZA.

Alam Dimensi 5 (Alam BARZAKUN)
- Terdiri dari 3 shaf.
- Kandungan energi positif 21%, negatif 79%.
- Rasio rata-rata 21%.
- Perbandingan waktu dengan bumi 36:1, artinya 36 hari di alam dimensi 5 sama dengan 1 hari di bumi.
- Dihuni oleh : Bangsa Dajal.
- Evolusi : 140.000 tahun
- Reinkarnasi : 37 kali
- Volume : 1/(64 milyar) mm3
- Kecepatan bergerak : 640.000 km/j
- Jarak jelajah : 1.600 trilyun km
- Dipimpin oleh : ZOM

Alam Dimensi 6 (Alam IBLISIN)
- Terdiri dari 4 shaf.
- Kandungan energi positif 25%, negatif 75%.
- Rasio rata-rata 25%.
- Perbandingan waktu dengan bumi 7:1, artinya 7 hari di alam dimensi 6 sama dengan 1 hari di bumi.
- Dihuni oleh : Bangsa Iblis
- Evolusi : 150.000 tahun
- Reinkarnasi : 39 kali
- Volume : 1/(66 milyar) mm3.
- Kecepatan bergerak : 660.000 km/j
- Jarak jelajah : 1.800 trilyun km
- Dipimpin oleh : ZIDIR

Alam Dimensi 7 (Alam DHOLIM)
- Terdiri dari 4 shaf.
- Kndungan energi positif 29%, negatif 71%.
- Rasio rata-rata 29%.
- Perbandingan waktu dengan bumi 1:300, artinya 1 hari di alam dimensi 7 sama dengan 300 hari di bumi.
- Dihuni oleh : Bangsa Siluman
- Evolusi : 160.000 tahun
- Reinkarnasi : 41 kali
- Volume : 1/(68 milyar) mm3
- Kecepatan bergerak : 680.000 km/j
- Jarak Jelajah : 2.000 trilyun km
- Dipimpin oleh : BALAQA

Alam Dimensi 8 (Alam JINNI)
- Terdiri dari 3 shaf.
- Kandungan energi positif 33%, negative 67%.
- Rasio rata-rata 33%.
- Perbandingan waktu dengan bumi 1: 400, artinya 1 hari di alam dimensi 8 sama dengan 400 hari di bumi.
- Dihuni oleh : Bangsa Jin
- Evolusi : 170.000 tahun
- Reinkarnasi : 43 kali
- Volume : 1/(70 milyar) mm3
- Kecepatan bergerak : 700.000 km/j
- Jarak jelajah : 2.200 trilyun km.
- Dipimpin oleh : RODAZ

Makhluk-makhluk yang mendiami alam dimensi 4 s/d 8 adalah makhluk-makhluk sebagai sumber energi negatif.

Alam Qotima Amsa
Alam Qotima Amsa dibagi atas 2(dua) ruang alam:
1. Alam dimensi 9 s/d 12 dipopulerkan sebagai Alam Metafisik yang kandungan energi positif 85% tanpa kandungan energi negative dengan rasio rata-rata 85%.
2. Alam dimensi 13 s/d 16 dipopulerkan sebagai Alam Super Metafisik yang mengandung energi positif 88% tanpa kandungan energi negative dengan rasio rata-rata 88%.

Alam Dimensi 9 (Alam METAFISIK)
- Terdiri dari 4 shaf.
- Kandungan energi positif 82%, negatif 0%.
- Rasio rata-rata 82%
- Perbandingan waktu dengan bumi 1:50 juta, artinya 1 detik di alam dimensi 9 sama dengan 50 juta detik di bumi (1,6 tahun).
- Dihuni oleh : Ruh Manusia
- Volume : 1/(300 milyar) mm3
- Kecepatan bergerak : 3.000.000 km/j
- Jarak Jelajah : 3.000 trilyun km.

Alam Dimensi 10 (Alam METAFISIK)
- Terdiri dari 3 shaf.
- Kandungan energi positif 83%, negative 0%.
- Rasio rata-rata 83%.
- Perbandingan waktu dengan bumi 1: 60 juta, artinya 1 detik di alam dimensi 10 sama dengan 60 juta detik di bumi (1,9 tahun).
- Dihuni oleh : Ruh Manusia
- Volume : 1/(400 milyar) mm3
- Kecepatan bergerak : 3.300.000 km/j
- Jarak Jelajah : 5.000 trilyun km

Catatan: Alam Dimensi 9 dan alam dimensi 10 disebut alam FIRDAUSIN yang dipimpin oleh QOLBAZ.
Alam Dimensi 11 (Alam METAFISIK)
- Terdiri dari 4 shaf.
- Kandungan energi positif 84%, negatif 0%.
- Rasio rata-rata 84%.
- Perbandingan waktu dengan bumi 1:70 juta, artinya 1 detik di alam dimensi 11 sama dengan 70 juta detik di bumi (2,2 tahun).
- Dihuni oleh : Ruh manusia
- Volume : 1/(500 milyar) mm3
- Kecepatan bergerak : 3.600.000 km/j
- Jarak Jelajah : 7.000 trilyun km.

Alam Dimensi 12 (Alam METAFISIK)
- Terdiri dari 3 shaf.
- Kandunganenergi positif 85%, naegatif 0%.
- Rasio rata-rata 85%.
- Perbandingan waktu dengan bumi 1:80 juta, artinya 1 detik di alam dimensi 12 sama dengan 80 juta detik di bumi (2,5 tahun).
- Dihuni oleh : Ruh Manusia
- Volume : 1/(600 milyar) mm3
- Kecepatan bergerak : 3.900.00 km/j
- Jarak Jelajah : 9.000 trilyun km.

Catatan : Alam dimensi 11 dan 12 disebut alam ARSYI yang dipimpin oleh HAQ.

Alam Dimensi 13 (Alam SUPER METAFISIK)
- Terdiri dari 4 shaf
- Kaandungan energi positif 86%, negatif 0%.
- Rasio rata-rata 86%.
- Perbandingan waktu dengan bumi 1:90 juta, artinya 1 detik di alam dimensi 13 sama dengan 90 juta detik di bumi (2,9 tahun)
- Dihuni oleh : Ruh Manusia
- Volume : 1/(700 milyar) mm3
- Kecepatan bergerak : 4.200.000 km/j
- Jarak Jelajah : 11.000 trilyun km

Alam Dimensi 14 (Alam SUPER METAFISIK)
- Terdiri dari 3 shaf
- Kandungan energi positif 87%, negatif 0%
- Rasio rata-rata 87%
- Perbandingan waktu dengan bumi 1:100 juta, artinya 1 detik di alam dimensi 14 sama dengan 100 juta detik di bumi (3,2 tahun).
- Dihuni oleh : Ruh Manusia
- Volume : 1/(800 milyar) mm3
- Kecepatan bergerak : 4.500.000 km/j
- Jarak Jelajah : 13.000 trilyun km

Catatan : Alam Dimensi 13 dan dimensi 14 disebut alam SIDRATUL MUNTAHA yang dipimpin oleh SYAQAZ.

Alam Dimensi 15 (Alam SUPER METAFISIK)
- Terdiri dari 4 shaf
- Kandungan energi positif 88%, negatif 0%
- Rasio rata-rata 88%.
- Perbandingan waktu dengan bumi 1:100 juta, artinya 1 detik di alam dimensi 15 sama dengan 110 juta detik di bumi (3,5 tahun).
- Dihuni oleh : Ruh Manusia
- Volume : 1/(1,1 trilyun) mm3
- Kecepatan bergerak : 8.000.000 km/j
- Jarak Jelajah : 19.000 trilyun km
- Disebut alam FASHAHNA yang dipimpin oleh MIN’AZ

Alam Dimensi 16 (Alam SUPER METAFISIK)
- Terdiri dari 3 shaf
- Kandungan energi positif 89%, negatif 0%
- Rasio rata-rata 89%
- Perbandingan waktu dengan bumi 1: 120 juta, artinya 1 detik di alam dimensi 16 sama dengan 120 juta detik di bumi (3,8 tahun)
- Dihuni oleh : Ruh Manusia
- Volume : 1/(1,6 trilyun) mm3
- Kecepatan bergerak : 8.800.000 km/j
- Jarak jelajah : 19.000 trilyun km
- Disebut alam FASYAQHA yang dipimpin oleh NAQ’AN.

Senin, 08 September 2008

Lapisan-Lapisan Alam

Alam yang merupakan ciptaan Sang Maha Pencipta terdiri dari 8 (delapan) lapisan yaitu :
- Lapisan ke 1 meliputi diri manusia,
- Lapisan ke 2 meliputi Bumi,
- Lapisan ke 3 meliputi Tata Surya,
- Lapisan ke 4 meliputi Galaksi,
- Lapisan ke 5 meliputi Alam Semesta,
- Lapisan ke 6 meliputi Alam Semesta Raya,
- Lapisan ke 7 meliputi Ruang Alam Semesta, dan
- Lapisan ke 8 meliputi Maha Ruang Alam Semesta Raya

Alam Fisik (Alam Syin/Syuwartaina)

Alam Fisik atau alam Syin (Syuwartaina) disebut juga Alam Semesta Raya, adalah alam nyata (fisik) yang dapat ditangkap oleh panca indera manusia. Menurut pengetahuan ilmiah yang berkembang ternyata pengetahuan dunia fisik kita sangatlah minim sekali, jika dibandingkan dengan apa yang dilihat oleh HMA Bijak bestari melalui penelitian dan pengembangan menggunakan energi Hiper Metafisik. Kita akan terperanjat apabila mengetahui apa yang sebenarnya belum kita ketahui.

Alam Semesta Raya Dunia materi Fisik yang merupakan bagian dari Alam Semesta Raya ternyata memiliki 7 x 10 pangkat 12 stelsel. Setiap stelsel rata-rata terdapat 11 x 10 pangkat 10 Galaksi Fisik dan setiap Galaksi Fisik memiliki 97 x 10 pangkat 9 matahari Fisik.

Maka jumlah matahari fisik yang ada di Alam semesta Raya Dunia Materi Fisik adalah :
(7 x 10 pangkat 12) x ( 11 x 10 pangkat 10) x ( 97 x 10 pangkat 9) = 7.469 x 10 pangkat 31 = +/- 75 MTT (75 Milyar Trilyun Trilyun). Setiap Matahari fisik didampingi rata-rata 14 buah planet fisik. Dapat kita hitung berapa jumlah planet yang ada di alam semesta raya yang dapat ditangkap oleh panca indera manusia.

Maha Besar Allah Sang Maha Pencipta dengan segala ciptaan-Nya di seluruh jagat Raya ini.

Karakter Energi Metafisik

Energi Hiper Metafisik memilikikarakter sebagai berikut :
1. Amat sangat positif,
2. Amat sangat cepat,
3. Amat sangat halus,
4. Amat sangat cerdas,
5. Perbandingan waktu yang jauh lebih unggul, dan
6. Memiliki frekwensi yang amat sangat rendah.

Amat Sangat Positif
Energi Hiper Metafisik tidak terkontaminasi Energi Negatif sedikitpun. Kandungan energi positifnya mencapat 97%. Bandingkan dengan kondisi manusia bumi yang rata-rata hanya 22%, dan kandungan energi negatif 78%. Ini berarti rasio manusia bumi saat ini hanya 22%.

Amat Sangat Cepat
Kecepatan jelajah rata-rata 83 trilyun km/det. Kecepatan cahaya hanya 300.000 km/det, berarti kecepatan jelajah Energi Hiper Metafisik adalah 277 juta kali kecepatan cahaya.

Amat Sangat Halus
Volume Energi Hiper Metafisik hanya 1/(4 trilyun) mm3. Sedangkan mikroskop ciptaan manusia yang tercanggih saat ini memiliki kemampuan pembesaran hanya 150.000 kali.

Amat Sangat Cerdas
Manusia yang memiliki kemampuan Hiper Metafisik dapat mencapai kecerdasan hingga 99%, sedangkan tingkat kecerdasan manusia bumi yang paling jenius hanya 33%. Albert Einstein memiliki kecerdasan 31% sementara rata-rata kecerdasan manusia bumi saat ini hanya 17%.

Perbandingan Waktu Yang Jauh Lebih Unggul
Perbandingan waktu antara ruang Alam Hiper Metafisik dengan bumi tempat kita berpijak adalah 1:50 juta, artinya satu detik pada ruang Hiper Metafisik sama dengan 150 juta detik di bumi (4,75 tahun).

Frekwensi Amat Sangat Rendah
Frekwensi energi Metafisik hanya 5hz, artinya bergetar sebanyak 5 kali setiap detiknya. Bandingkan dengan frekwensi otak manusia normal yang 27 hz, dan frekwensi listrik berkisar 50 s/d 60 hz.

Mari kita bandingkan keberadaan kita dengan keberadaan energi Hiper Metafisik.

Dari kriteria diatas, dapat kita bayangkan betapa canggihnya kita apabila memiliki keilmuan Hiper Metafisik atau kalau boleh kita sebut kecerdasan Hiper Metafisik. Maka sangat wajarlah jika tabir ciptaan Sang Maha Pencipta bisa terbuka.

Dengan keilmuan Hiper Metafisik, HMA Bijak bestari dalam meneliti kandungan Ruang Alam Semesta Raya telah membuahkan hasil.
Adapun hasil penelitian ini perlu dikemukakan agar dapat menjadi nilai banding terhadap keberdaan manusia sebagai makhluk yang tertinggi derajatnya dari ciptaan-Nya yang sekaligus bagian dari Ruang Alam Semesta Raya.

Energi Hiper Metafisik

Energi Hiper Metafisik adalah suatu daya yang amat sangat luar biasa yang menempati Alam Hiper Metafisik. Energi (daya) yang sangat luar biasa ini bukan tercipta dengan sendirinya, tetapi ada sumber energi yang mengakibatkannya.

Ada 4 (empat) Sumber Energi yang kita sebut sebagai chip energi yang mengakibatkan timbulnya energi positif, yaitu :
1. An-Nur,
2. Malaikat,
3. Manusia Ruh, dan
4. Manusia Planet.

Kehadiran Chip Energi positif ini sangat membantu manusia dalam menjalankan fungsinya sebagai makhluk ciptaan dalam hidup dan kehidupan di muka bumi.

Energi Metafsik yang sumber energinya berasal dari keempat makhluk ciptaan memiliki karakteristik yang akan dijelaskan pada posting-posting mendatang.

Alam Hiper Metafisik

Bila kita perhatikan, semua kreatifitas baik ilmiah maupun seni, lahir dari suatu substansi, yang diawali dari bentuk gagasan (ide). Gagasan (ide) ini belum bersifat fisik (bentuk fisik) akan tetapi baru merupakan ruh (spiritual).

Setelah gagasan terealisasi maka akan terlihat bentuk fisiknya. Bentuk fisiknyapun belum dapat diterjemahkan sesuai dengan wujudnya, perlu ada pemaknaan yang tidak tersurat melainkan hanya tersirat.

Bentuk fisik yang tersirat tidak begitu sulit untuk dimengerti maknanya dalam konteks manfaat, akan tetapi bentuk fisik yang tidak tersirat, lebih sulit untuk difahami pemaknaanya. Untuk menilai kedua-duanya harus dengan keilmuan untuk memperkecil kemungkinan kesalahan yang diakibatkannya.

Hubungan antara creator (pencipta) dengan kreasi (ciptaan) terletak pada ruh ciptaanya, hal ini terlihat jelas pada kreasi seni.

Demikian pula Allah Sang Maha Pencipta berhubungan langsung dengan ciptaan-Nya melalui ruh-Nya.

Untuk mendekatkan diri kepada Sang Maha Pencipta, manusia harus dekat dengan ruh-Nya. Dari pengenalan ruh yang sedalam-dalamnya maka hasil ciptaan dapat dikenali hingga sedalam-dalamnya pula.

Dari hasil penelitian HMA Bijak Bestari, di dalam ruang Alam Semesta Raya jika dilihat dari sudut pandang manusia terdapat 2 jenis alam yaitu :
1. Alam Fisik, adalah alam yang dapat ditangkap oleh panca indera manusia.
2. Alam Non-Fisik, adalah alam yang tidak dapat ditangkap oleh panca indera.

Alam Non-Fisik yang memiliki beberapa tingkatan (lapisan) disebut alam metafisik. Tingkatan-tingkatan (lapisan-lapisan) tersebut, dibagi-bagi menurut “garde” yang kemudian dibakukan menjadi “dimensi”. Sedang pada setiap dimensi terbagi lagi dalam lapisan-lapisan yang dibakukan menjadi “shaf”.

Sebelum mencapai Alam Hiper Metafisik ada beberapa alam yang perlu kita ketahui.
1. Alam Fisik, terdiri dari 3 alam dimensi, yaitu :
- Alam Dimensi 1,
- Alam Dimensi 2, dan
- Alam Dimensi 3

2. Alam Maya Metafisik, terdiri dari 5 alam dimensi, yaitu :
- Alam Dimensi 4, terbagi atas 7 shaf,
- Alam Dimensi 5, terbagi atas 3 shaf,
- Alam Dimensi 6, terbagi atas 4 shaf,
- Alam Dimensi 7, terbagi atas 4 shaf, dan
- Alam Dimensi 8, terbagi atas 3 shaf

3. Alam Metafisik, terdiri dari 4 alam dimensi, yaitu :
- Alam Dimensi 9, terbagi atas 4 shaf,
- Alam Dimensi 10 , terbagi atas 3 shaf,
- Alam Dimensi 11 terbagai atas 4 shaf, dan
- Alam Dimensi 12 terbagi atas 3 shaf.

Dengan demikian Alam Metafisik terdiri dari 4 alam dimensi dan memiliki 14 shaf.

4. Alam Super Metafisik, terdiri dari 4 alam dimensi, yaitu :
- Alam Dimensi 13, terbagi atas 4 shaf,
- Alam Dimensi 14, terbagi atas 3 shaf,
- Alam Dimensi 15, terbagi atas 7 shaf, dan
- Alam Dimensi 16, terbagi atas 7 shaf.

Dengan demikian Alam Metafisik memiliki 21 shaf.

5. Alam Hiper metafisik, terdiri dari 3 alam dimensi, yaitu :
- Alam Dimensi 17, terbagi atas 17 shaf,
- Alam Dimensi 18, terbagi atas 7 shaf, dan
- Alam Dimensi 19, terbagi atas 7 shaf.

Dengan demikian Alam Metafisik memiliki 21 shaf.

Bila ditinjau dari kandungan energi yang terdapat pada alam dimensinya, maka alam-alam tersebut digolongkan sebagai berikut ini.
- Alam Fisik, merupakan alam bermateri fisik dengan kandungan energi negatif 69% dan positif 31%.
- Alam Maya Metafisik, merupakan alam bermateri non-fisik yang bersifat energi, kandungan energi negative rata-rata 75% dan energi positif 25%.
- Alam Metafisik, merupakan alam bermateri non-fisik yang bersifat energi, dengan kandungan energi negative rata-rata 0% dan positif rata-rata 85%.
- Alam Super Metafisik, merupakan alam bermateri non-fisik yang bersifat energi, dengan kandungan energi negatif rata-rata 0% dan positif rata-rata 88%.
- Alam Hiper Metafisik, merupakan Alam bermateri non-fisik yang bersifat energi, dengan kandungan energi negative rata-rata 0% dan positif rata-rata 94%.

Jika kita lihat pada table diatas, maka alam Hiper Metafisik-lah yang memiliki kualitas tertinggi dari ciptaan Allah Sang Maha Pencipta.

Alam Hiper Metafisik yang menempati alam dimensi tertinggidari ruang Alam Semesta raya, secara harfiah adalah dimensi alam dimana suatu keadaan yang amat luar biasa sehingga tidak dapat ditangkap oleh panca indera manusia.

Dari sudut pandang spiritual, alam dimensi Hiper Metafisik disebut juga sebagai Alam Asmaul Husna (dimensi 19), Alam Sifatullah (Dimensi 18), dan Alam Af Al Allah (Dimensi 17), dan ketiganya disebut juga Alam An-Nur.

Kandungan Alam Hiper Metafisik adalah Maha Materi yang bersifat Energi. Jika demikian hasil ciptaan Allah Sang Maha Pencipta yang tertinggi dari sudut pandang manusia adalah Energi Hiper Metafisik.

Selasa, 02 September 2008

Hiper Metafisik

Hyper Metaphysics is a science dug found and by HMA Bijak Bestari. The existing finite of he(she always checks, develops, and exploits Energi Hiper Metafisik at the same time teachs to its(the pupils.


Study concept of this science gets through religion, philosophy, ideology, science, culture, and social strata.


Has ability of Hiper Metafisik intrinsically to draw near x'self nearly his(its to God Of The The Most Creator. Thereby is expected is the will get “ peacefulness” causing can be created “ justice” and “ prosperity” at x'self, in the end is expected earns “ pacifies”, “ fair” and “ enrichs” others.


Above slogan only to be mere slogan, otherwise is dibarengi with improvement of quality of its(the man innermost. How can peace will be able to be created if peacefulness is not bersemayam in itself man x'self. How can fair will be created if justice is not bersemayam in the man x'self. And so do how can be created prosperity if in man x'self there is no prosperity. Science Hyper Metaphysics offers dissolution to learn fights ownself for the agenda of fighting kebathilan world.


Fights ownself is for the agenda of sanctifiesing ruhani. Negative energy content in ruhani must always is cleaned so that slow of quality of ruhani will increase.


Thereby enemys outside which is impeller that man does negative cannot come into human body.


This is actually science core Hiper Metafisik which at sheets following will be explained how to get it, way of exploiting it, and at the same time way of studying it.


To recognize Hiper Metafisik we must recognize creation creature so that understanding about hyper metaphysics doesn't become skin-deep.

Pendahuluan

Has many ways done to recognize Sang Maha Pencipta. Various approachs has been done, various science disciplines has been made reference, but recognition which his(its really “ recognizes” about Sang Maha Pencipta have never in finding.


God Of The The Most Creator introduced by His books. God Of The The Most Creator is not introduced as a matter, for absense of a materipun which can come up to Him even to be able to be compared to Him.


God Of The The Most Creator of course absolute there are His existence, for absense of coming up to it hence only He recognizing x'self ( recognizes which his(its really “ Recognizes”).


From some approachs for towards Sang Maha Pencipta, approach through ciptaan-Nya-lah which at most received. However till now screen his creation itself has not been expressed in its entirety, so that recognition also has not finalized His existence to.


Is it possible that the existing keterpurukan because of man do not know Sang Maha Pencipta in meaning of his(its really “ recognizes”. Or already happened superficiality at teaching truth of God Of The The Most Creator so that prayers [shall] no longer “ blessed”?


Pass mind in kontek belief in God that is merger of ruhani and energy?power piker ( reason) heading towards existence Sang Maha Pencipta hence us free thinks profusely “ fikir”, exposes x'self its(the seluas-luas “ wide”.


Aware of His singleness and aware of His existence, only by deepening result his creation lah, contiguity to it will be reached.


Pass his creation highest, based on examination of mind which is aliance ruhani ( spiritual) and fakir energy?power ( reason), hence believed Energi Hiper Metafisik is bridging closest for towards to His recognition.


With Energy Hyper Metaphysics reachs for properties of God Of The The Most Creator, which is all clarifications of kalbu a real required to live and human life.


Makes “ Allahu Akbar” as weapon to fight ownself, so that believe to God Of The The Most Creator can be strenghtened and in the end s(he can strengthen others believe. Thereby will be accumulateed God understanding would Of The The Most Creator application at improvement of quality of spirit as creation creature.

Sepatah Kata

a blind of tertatih-tatih tapping out its(the stick towards direction which he/she xself doesn't know kemana.


There's only one planted desires in its(the marrow is expectedly there are man who berpaspasan with his(its to be able to asked.


Hardly seen or heard between knock voice of its(the stick s(he hears step of man. Flowery of its(the heart because place of question has arrived. He says greeting to man who is closing it. Greeting replied and iapun to throw intention of its(the heart.


“ Forgiveness Mr., my eye am blind, thus I cannot differentiate is the existing noon or night”


What a dumb-founds it Si Orang Buta when hearing jawaban:”Maaf Mr., I am novice here, became I ism had not was the existing the existing noon or malam””Tetapi if in place of formerly I still be called as dusk”.


Sprierly Si Orang Buta answers, “ thanks package, while father answers my question, father have also given new Iesson made me”.


The Bapak agazes hears it.


Blind Si always says, “ I inform to Bapak one, that blind me, but Bapak has given my soybean cake two”. First of Bapak novice here, and second of man father who is wise”.


The Bapak direct menjawab:”Jika that way let us Bapak Saya sees back”.

Hiper Metafisik

Hiper Metafisik

Hiper Metafisik adalah suatu keilmuan yang digali dan ditemukan oleh HMA Bijak Bestari. Hingga saat ini beliau terus meneliti, mengembangkan, dan memanfaatkan Energi Hiper Metafisik sekaligus mengajarkan kepada murid-muridnya.

Konsep pembelajaran keilmuan ini melintasi agama, filsafat, ideology, ilmu pengetahuan, budaya, dan strata sosial.

Memiliki kemampuan Hiper Metafisik pada hakekatnya untuk mendekatkan diri sedekat-dekatnya kepada Allah Sang Maha Pencipta. Dengan demikian diharapkan yang bersangkutan akan mendapatkan “kedamaian” sehingga dapat tercipta “keadilan” dan “kemakmuran” pada dirinya, yang pada akhirnya diharapkan dapat “mendamaikan”, “mengadilkan” dan “memakmurkan” orang lain.

Slogan di atas hanyalah merupakan slogan belaka, jika tidak dibarengi dengan peningkatan kualitas jati diri manusianya. Bagaimana mungkin damai akan dapat tercipta jika kedamaian tidak bersemayam dalam diri manusia itu sendiri. Bagaimana mungkin adil akan tercipta jika keadilan tidak bersemayam dalam diri manusia itu. Demikian pula bagaimana dapat tercipta kemakmuran jika di dalam diri manusia tidak ada kemakmuran. Keilmuan Hiper Metafisik menawarkan solusi untuk belajar memerangi diri sendiri dalam rangka memerangi kebathilan dunia.

Memerangi diri sendiri adalah dalam rangka mensucikan ruhani. Kandungan energi negatif dalam ruhani harus selalu dibersihkan sehingga perlahan-lahan kualitas ruhani akan meningkat.

Dengan demikian musuh-musuh luar yang merupakan pendorong agar manusia berbuat negative tidak dapat masuk ke dalam tubuh manusia.

Inilah sebenarnya inti keilmuan Hiper Metafisik yang pada lembar-lembar berikut akan dijelaskan bagaimana cara mendapatkannya, cara memanfaatkannya, dan sekaligus cara mempelajarinya.

Untuk mengenal Hiper Metafisik kita harus mengenal makhluk ciptaan sehingga pemahaman tentang hiper metafisik tidak menjadi dangkal.

Pendahuluan

Telah banyak cara dilakukan untuk mengenal Sang Maha Pencipta. Berbagai pendekatan telah dilakukan, berbagai disiplin ilmu telah dijadikan rujukan, namun pengenalan yang sebenar-benarnya “kenal” tentang Sang Maha Pencipta tak pernah di temukan.

Allah Sang Maha Pencipta diperkenalkan oleh kitab-kitab-Nya. Allah Sang Maha Pencipta tidak diperkenalkan sebagai suatu materi, karena tidak ada suatu materipun yang dapat menyamai-Nya bahkan untuk dapat dibandingkan dengan-Nya.

Allah Sang Maha Pencipta memang mutlak ada keberadaan-Nya, karena tidak ada yang menyamainya maka hanya Dia yang mengenal diri-Nya (kenal yang sebenar-benarnya “Kenal”).

Dari beberapa pendekatan untuk menuju Sang Maha Pencipta, pendekatan melalui ciptaan-Nya-lah yang paling banyak diterima. Akan tetapi sampai saat ini tabir ciptaan-Nya itu sendiri belum terungkap keseluruhannya, sehingga pengenalan juga belum menyelesaikan akan keberadaan-Nya.

Mungkinkah keterpurukan saat ini oleh karena manusia tidak mengenal Sang Maha Pencipta dalam arti sebenar-benarnya “kenal”. Atau telah terjadi pendangkalan pada ajaran kebenaran Allah Sang Maha Pencipta sehingga doa-doa tidak lagi “makbul”?

Melalui akal dalam kontek keimanan yaitu penggabungan ruhani dan daya piker (nalar) sambil berpegang teguh pada eksistensi Sang Maha Pencipta maka kita bebas berpikir sedalam-dalamnya “fikir”, membuka diri seluas-luasnya “luas”.

Sadar akan keesaan-Nya dan sadar akan eksistensi-Nya, hanya dengan mendalami hasil ciptaan-Nya lah, kedekatan kepada-Nya akan tercapai.

Melalui ciptaan-Nya yang tertinggi, berdasarkan pengujian akal yang merupakan gabungan ruhani (spiritual) dan daya fakir (nalar), maka diyakini Energi Hiper Metafisik adalah jembatan terdekat untuk menuju kepada pengenalan-Nya.

Dengan Energi Hiper Metafisik raihlah kekayaan Allah Sang Maha Pencipta, yang merupakan segala pencerahan kalbu yang sangat dibutuhkan untuk hidup dan kehidupan manusia.

Jadikanlah “Allahu Akbar” sebagai senjata untuk memerangi diri sendiri, sehingga iman kepada Allah Sang Maha Pencipta dapat diperkuat dan pada akhirnya ia dapat menguatkan iman orang lain. Dengan demikian akan terakumulasi pemahaman akan Allah Sang Maha Pencipta yang teraplikasi pada peningkatan kualitas jatidiri sebagai makhluk ciptaan.

Sepatah Kata

Seorang buta tertatih-tatih sambil mengetukkan tongkatnya menuju arah yang ia sendiri tidak tahu kemana.

Hanya ada satu keinginan yang tertanam di benaknya moga-moga ada orang yang berpaspasan dengannya untuk dapat ditanya.

Sayup-sayup diantara suara ketukan tongkatnya ia mendengar langkah manusia. Berbunga-bunga hatinya karena tempat bertanyapun sudah tiba. Ia mengucapkan salam kepada orang yang mendekatinya. Salam terjawab dan iapun melontarkan maksud hatinya.

“Maaf Pak, mata saya buta, jadi saya tidak dapat membedakan apakah saat ini siang atau malam”

Alangkah terperanjatnya Si Orang Buta ketika mendengar jawaban:”Maaf Pak, saya orang baru di sini, jadi saya belum faham apakah saat ini siang atau malam”.”Tetapi saat ini jika di tempat dulu saya menetap disebut senja”.

Dengan sigap Si Orang Buta menjawab, “terima kasih pak, sambil bapak menjawab pertanyaan saya, bapak juga telah memberi pelajaran baru buat saya”.

Si Bapak tercengang mendengarnya.

Si Buta terus berkata, “saya beritahu ke Bapak satu, bahwa saya buta, tetapi Bapak telah memberi tahu saya dua”. Yang pertama Bapak orang baru disini, dan yang kedua bapak orang yang bijaksana”.

Si Bapak langsung menjawab:”Jika demikian mari Bapak Saya antar pulang”.